EDISICETAK : TRIBUNKALTIM - 30 JULI 2011. Harga Eceran. Rp 2.000 Langganan: Rp 55.000/bulan (Luar Samarinda dan Balikpapan ditambah Ongkos Kirim) Berlangganan Hub: 0542-70-202416 . Konsumen adalah sesuatu yang sangat penting bagi perusahaan, sebab mendapatkan konsumen dapat dikatakan sebagai tujuan utama sebuah perusahaan. Oleh karena itu setiap perusahaan selalu mengupayakan berbagai hal agar mendapatkan konsumen baru. Tidak hanya itu, perusahaan juga melakukan berbagai cara dan menyusun banyak strategi agar konsumen sebelumnya melakukan pembelian ulang secara berkelanjutan. Customer retention adalah salah satu cara yang dilakukan sebuah perusahaan untuk menarik konsumen agar kembali berbelanja di toko atau perusahaannya. Retention adalah sesuatu yang sangat penting untuk dilakukan dalam sebuah perusahaan, sayangnya banyak perusahaan yang hanya fokus untuk menarik pelanggan namun tidak memperhatikan bagaimana cara mempertahankan pelanggan mereka. Nah, artikel kali ini kami akan membahas apa itu customer retention dan juga bagaimana tips untuk mempertahankan pelanggan. Jadi, terus ikuti artikel ini hingga akhir ya. Baca juga Promosi Adalah Pengertian Para Ahli, Tujuan, dan Jenis Customer Retention Adalah?Email MarketingSosial MediaEmail AutomationTips Mempertahankan PelangganMembangun Hubungan yang Kuat Dengan KonsumenData Konsumen Tidak AktifTarik Kembali Konsumen yang Sudah PergiBerikan Layanan Terbaik Customer Retention Adalah? Pengertian customer retention adalah sebuah cara yang dilakukan untuk menarik pelanggan agar membeli kembali produk di sebuuh toko atau perusahaan. Customer retention ini fokus pada bagaimana cara untuk menghasilkan keuntungan lebih dari pelanggan yang sebelumnya sudah pernah berbelanja atau bertransaksi di toko maupun layanan jasa Anda miliki. Pada umumnya strategi marketing fokus pada bagaimana mendapatkan lebih banyak konsumen baru. Sementara retention adalah strategi yang fokus pada bagaimana caranya membuat pelanggan sebelumnya agar mendatangkan lebih banyak keuntungan. Sayangnya sedikit sekali perusahaan yang menerapkan strategi ini. Padahal customer retention adalah penghasil pendapatan yang sangat tinggi bila dibandingkan dengan cara driving sales. 25%-40% total pendapatan perusahaan yang telah stabil ternyata bersumber dari returning customer. Selain itu, repeat customer juga mampu melipatgandakan pendapatan perusahaan hingga 3-7 kali lebih banyak daripada hanya dari one-time buyer. Selain itu, cara ini juga secara tidak langsung akan mengurangi biaya pemasaran dan iklan. Namun kemudian mendapatkan konsumen tidaklah tidak penting untuk dilakukan. Akan tetap Anda harus menyadari bahwa yang jauh lebih penting adalah mempertahankan konsumen lama agar tetap menjadi pelanggan perusahaan Anda. Semakin tinggi customer retention pada perusahaan Anda, maka sudah pasti jumlah profit Anda juga akan semakin tinggi. Bagaimana cara melakukan customer retention? Ada banyak cara yang dapat dipilih oleh perusahaan. Mulai dari email marketing, memanfaatkan sosial media hingga email automation. Berikut ulasannya. Baca juga Testimoni adalah Inilah Cara Menjual Testimoni Pembeli yang Benar Email Marketing Email media komunikasi yang bersifat personal atau pribadi dan menjadi salah satu cara yang dilakukan perusahaan untuk terus terhubung dengan konsumennya. Bahkan menurut Whitepaper, 80% pelaku bisnis memanfaatkan email untuk melakukan customer retention. Sosial Media Sosial media memang menjadi solusi paling tepat untuk berinteraksi dengan pelanggan. Masih dari sumber yang sama, Whitepaper menemukan 44% pelaku bisnis mengemukakan bahwa sosial media dapat mendorong terjadinya customer retention. Email Automation Cara satu ini mampu memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan customer retention. Email automation bekerja dengan cara mengirimkan pesan yang lebih personal kepada konsumen. Dengan begitu maka konsumen yang mendapat informasi terkait produk secara rinci kemungkinan besar untuk kembali melakukan pembelian di perusahaan Anda. Baca juga 15 Contoh Service Excellence di Berbagai Usaha Kekinian Tips Mempertahankan Pelanggan Customer retention adalah sesuatu yang sangat menguntungkan ketika dijalankan oleh sebuah perusahaan. Bahkan, cukup dengan peningkatan sebesar 5% saja mampu menaikkan profit perusahaan Anda hingga 125%. Ketika perusahaan Anda mulai fokus menerapkan cara ini maka Anda akan merasakan sendiri bagaimana strategi ini akan membawa dampak yang sangat baik bagi perusahaan Anda. Lalu bagaimana agar perusahaan dapat mempertahankan pelanggan? Berikut caranya Membangun Hubungan yang Kuat Dengan Konsumen Apabila perusahaan Anda gagal dalam usaha membangun customer relationship yang kuat, setidaknya sebesar 20% dari mereka akan meninggalkan dan melupakan perusahaan Anda. Bahkan untuk beberapa industri persentasenya bisa lebih tinggi dari itu. Hasil dari menerapkan customer retention adalah sesuatu yang tidak dapat dilihat dalam sekejap. Artinya perlu waktu dan bertahap, sekecil apapun perubahan dalam retention dapat menghasilkan pengaruh yang cukup besar. Oleh karena itu, penting untuk mampu membangun komunikasi yang kuat dengan konsumen Anda. Berikan mereka layanan yang ramah dan memuaskan. Data Konsumen Tidak Aktif Memang hampir seluruh perusahaan menginvestasikan uang dan waktu untuk membangun hubungan dengan pelanggan. Akibatnya, seringkali hal ini mereka lupakan ketika ada initial sale. Padahal seperti yang telah beberapa kali disebutkan, mempertahankan konsumen lama adalah cara termudah mengembangkan bisnis sebuah perusahaan. Hal yang harus Anda lakukan untuk mulai melakukan customer retention adalah dengan melakukan pendataan berapa banyak jumlah konsumen Anda yang tidak lagi aktif, jarang membeli produk Anda, lalu lakukan upaya untuk memperbaiki customer relationship dengan para konsumen tersebut. Tarik Kembali Konsumen yang Sudah Pergi Jika Anda mampu melakukan pendekatan yang tepat, maka membawa dan menarik kembali konsumen lama yang sudah tidak aktif untuk kembali membangun hubungan dengan perusahaan tidaklah sulit, karena mereka akan senang hati menerima Anda. Menarik kembali konsumen lama merupakan cara tercepat meningkatkan jumlah penjualan perusahaan Anda, karena konsumen lama sudah tentu pernah menggunakan produk yang Anda sediakan sebelumnya. Sehingga, pada dasarnya mereka memang memiliki ketertarikan pada produk yang Anda tawarkan. Langsung saja hubungi pelanggan tersebut, cari tahu apa yang membuat mereka tidak lagi membeli produk tersebut pada perusahaan Anda. Tunjukkan perhatian Anda dan rasa senang Anda apabila mereka kembali membeli pada Anda. Berikan Layanan Terbaik Meski terkesan sederhana dan sudah sering di bahas, namun memberikan layanan terbaik memang menjadi cara terbaik untuk mempertahankan konsumen Anda. Berikan mereka layanan terbaik dan luar biasa sehingga mereka tidak akan melupakannya. Cara ini juga sekaligus akan mendatangkan Anda konsumen baru secara gratis. Sebab konsumen lama akan menjadi royal pada perusahaan dengan menceritakan dan merekomendasikan perusahaan Anda tanpa diminta kepada kerabat atau kenalannya. Oleh sebab itu penting untuk memberikan layanan terbaik dan komitmen untuk mempertahankannya. Ini akan menjadi investasi yang akan menguntungkan Anda. Nah, sampai di sini pembahasan terkait customer retention sekaligus tips mempertahankan pelanggan khusus untuk Anda. Retention adalah cara terbaik untuk meningkatkan profit perusahaan Anda. Ingatlah bahwa mencari konsumen baru adalah hal yang penting, akan tetapi mempertahankan dan memelihara pelanggan lama jauh lebih penting dan urgent untuk dilakukan dan akan membawa keuntungan untuk masa mendatang. Selain menghemat biaya untuk pemasaran dan iklan. Yang juga penting adalah bagaimana mempertahankan pelanggan Anda dengan empat cara di atas. Pelayanan terbaik menjadi kuncinya, karena dengan begitu pelanggan Anda akan tetap setia pada perusahaan Anda sekaligus memiliki kemungkinan besar mendatangkan pelanggan baru untuk Anda. Terima kasih telah membaca hingga akhir, sampai berjumpa di artikel berikutnya hanya di situs Markey. Semoga bermanfaat. Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing PT APPKEY PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda. Retention program atau program retensi adalah serangkaian kegiatan atau inisiatif yang dilakukan suatu perusahaan untuk meretensi pelanggannya. Program retensi membantu meningkatkan nilai pelanggan dan mendorong pelanggan untuk terus berbisnis dengan perusahaan repeat order. Kenapa Bisnis Anda Perlu Retention Program? Kadang kala, bisnis terlalu sibuk mengakuisisi pelanggan baru sampai melupakan yang lebih penting, yaitu mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Tentu saja ini tidak berlaku bagi bisnis yang masih sangat baru dan butuh mendapat pelanggan baru. Tapi, ketika sudah memiliki pelanggan yang tetap, faktanya meretensi dan terus membawa pelanggan kembali jauh lebih menguntungkan, bahkan 5 – 25 kali lebih hemat biaya daripada mengakuisisi pelanggan! Apa Saja yang Harus Ada Dalam Retention Program? Setelah mengerti pentingnya program retensi, mungkin Anda bertanya-tanya apa saja yang dibutuhkan bisnis Anda untuk memulainya. Inilah beberapa hal penting yang harus diperhatikan demi mewujudkan program retensi pelanggan yang sukses. Baca Juga Hindari 3 Hal Ini Saat Menerapkan Strategi Customer Retention 1. Program customer loyalty Kesetiaan pelanggan Anda layak dihargai. Salah satu elemen terpenting dalam program retensi adalah loyalty program dimana pelanggan mendapat reward di sepanjang tahapan perjalanan mereka. Anda dapat memberi reward lebih banyak ketika mereka belanja lebih banyak, baik lewat poin yang bisa ditukarkan dengan voucher atau produk gratis, diskon langsung, dan banyak lagi. Reward selalu menarik bagi pelanggan karena mereka bisa menikmati pengalaman yang mengesankan saat membeli produk atau jasa Anda. 2. Gamification dan referral Program retensi Anda harus cukup menarik agar pelanggan mau terlibat. Anda bisa menambahkan fitur permainan atau gamification seperti pengumpulan poin, peningkatan level membership, atau pemberian keuntungan tertentu di level yang lebih tinggi. Selain itu, menambahkan fitur referral juga bisa membantu Anda mendapat lebih banyak pelanggan di program retensi Anda. Pelanggan yang sudah Anda punya akan terdorong mengajak teman demi mendapat reward. Teman mereka pun bisa ikut bergabung. Strategi promosi seperti ini sangat hemat biaya dan efektif karena hari-hari ini, pelanggan lebih mudah mempercayai rekomendasi atau referral dari teman daripada iklan atau influencer. 3. Komunikasi yang terpersonalisasi Tidak ada strategi retensi pelanggan yang bisa bekerja secara sama rata bagi semua pelanggan. Mereka harus diperlakukan berdasarkan demografi, preferensi, frekuensi kunjungan, dan berbagai faktor penentu lainnya. Reward yang cocok untuk Pelanggan A belum tentu menarik bagi Pelanggan B. Anda harus bisa mencapai pelanggan Anda dengan insentif yang tepat di waktu dan tempat yang tepat. Ini juga sehubungan dengan elemen terakhir yang akan kita bahas dan tidak kalah penting, yaitu mengerti data pelanggan Anda. 4. Insight data pelanggan Anda memiliki pelanggan dengan berbagai perbedaan di setiap individunya, mulai dari kebutuhan, preferensi, dan perilaku. Program retensi Anda tidak akan efektif jika Anda tidak mengumpulkan dan menganalisis data pelanggan Anda untuk membantu Anda menyusun strategi retensi. Program retensi Anda harus terintegrasi dengan platform analitik yang mampu memberikan informasi mulai dari yang paling mendasar seperti usia dan jenis kelamin, sampai yang lebih mendetail seperti kapan terakhir kali seorang pelanggan berkunjung ke toko Anda dan apa yang mereka beli. Baca Juga Definisi Customer Retention Serta Pentingnya Mempertahankan Pelanggan Saatnya Beralih ke Platform Program Retensi Pelanggan Terbaik Di era dimana pelanggan sangat mudah berpindah brand dan mencari yang paling menguntungkan dan menarik untuk mereka, program retensi akan sangat membantu Anda dalam meretensi pelanggan lebih baik lagi. Program retensi Anda harus lebih dari sekedar program customer loyalty biasa, tapi program menarik dengan fitur loyalty, rewards, komunikasi terpersonalisasi, dan data analitik. TADA telah membantu banyak bisnis meluncurkan program retensi yang sesuai untuk mempertahankan pelanggan serta mengembangkan bisnis mereka. Jika Anda salah satu bisnis yang sedang mencari program serupa, kami siap membantu Anda. Hubungi kami sekarang! Customer retention adalah berbagai tindakan yang dilakukan perusahaan untuk mempertahankan customer supaya tetap menggunakan produk atau layanan mereka. Hal yang mengejutkan adalah, tidak semua bisnis memprioritaskan customer retention. Berdasarkan data dari Forbes, pada tahun 2012 banyak bisnis yang memprioritaskan driving sales, sementara customer loyalty menjadi prioritas terakhir. Sebanyak 25% - 40% dari total pendapatan bisnis yang sudah stabil, didapat dari returning customer. Repeat customer bisa melipatgandakan pendapatan hingga 3-7 kali lebih banyak daripada one-time buyer. Mendapatkan customer baru memang penting, namun lebih penting lagi untuk mempertahankan customer lama yang sudah menjadi pelanggan. Semakin tinggi customer retention Anda, makin banyak pula profit yang bisa didapatkan oleh brand Anda. Keuntungan Customer Retention Banyak perusahaan yang menghabiskan waktu dan biaya untuk mendapatkan customer baru, karena hal tersebut dianggap sebagai cara mudah untuk meningkatkan revenue. Padahal, mempertahankan customer lama itu membutuhkan waktu yang lebih cepat serta efektif. Lebih mudah menjual kepada customer yang sudah mengenal brand Anda, daripada menghabiskan waktu untuk marketing sambil mencari customer baru. Begitu perusahaan Anda sudah fokus kepada customer retention, Anda akan mengetahuinya sendiri bahwa strategi tersebut bisa lebih efektif. Customer lama Anda sudah familiar dengan brand Anda serta memiliki ketertarikan terhadap produk Anda. Jadi, mempertahankan pelanggan tersebut merupakan strategi kunci untuk sustainable growth. Kenyataannya, biaya yang dibutuhkan untuk mencari customer baru bisa mencapai lima kali lebih banyak daripada mempertahankan customer lama. Di samping itu, peningkatan customer retention 5% saja bisa menaikkan profit hingga 125% lho! Baca Juga Metode Kalkulasi Customer Retention Secara Tepat Membangun Customer Relationship yang Kuat Ketika bisnis Anda gagal membangun customer relationship yang kuat, maka kemungkinannya 20% dari customer Anda akan pergi meninggalkan produk Anda dan melirik kompetitor. Dalam beberapa industri bisnis, angka persentase tersebut bahkan bisa lebih tinggi. Hasil dari customer retention akan terlihat seiring berjalannya waktu dan perubahan sekecil apapun dalam customer retention dapat menciptakan pengaruh besar. Berikut adalah strategi untuk membangun relationship yang kuat dengan customer Anda 1. Mendata Customer yang Tidak Aktif Banyak bisnis yang menginvestasikan waktu dan uang untuk membangun customer relationship. Namun, seringkali ini terlupakan begitu ada initial sale. Padahal, seperti yang sudah disebutkan bahwa cara termudah untuk mengembangkan bisnis Anda yakni dengan mempertahankan customer lama Anda. Mulailah dengan mendata berapa banyak customer Anda yang sudah tidak aktif, jarang membeli brand Anda, dan lakukan upaya untuk memperbaiki customer relationship dengan mereka. 2. Bawa Kembali Customer yang Telah Pergi Kebanyakan customer Anda yang sudah tidak aktif akan senang hati membangun kembali relationship dengan Anda, apabila Anda melakukan pendekatan yang tepat. Ini merupakan cara tercepat dan termudah untuk meningkatkan penjualan, karena customer tersebut sudah pernah menggunakan produk dan layanan Anda sebelumnya. Jadi, pada dasarnya mereka sudah memiliki ketertarikan terhadap brand Anda. Anda bisa menghubungi customer tersebut, cari tahu mengapa mereka lama tidak membeli dari Anda, tunjukkan bahwa Anda senang jika mereka kembali. 3. Memberikan Pelayanan Terbaik Cara terbaik untuk mempertahankan customer adalah dengan memberikan pelayanan yang luar biasa. Ini juga dapat mendatangkan customer baru, karena customer lama Anda akan bercerita mengenai brand Anda yang produknya berkualitas dan layanannya memuaskan. Secara tidak langsung, mereka akan merekomendasikan brand Anda kepada customer baru atau istilahnya menjadi brand advocate. Maka dari itu, selalu berikan respon cepat kepada customer, pastikan memberikan layanan terbaik, dan penuhi komitmen Anda. Baca Juga Kalkulasi untuk Mengetahui Customer Retention Rate Kesimpulan Retention adalah kunci penting dalam keberlangsungan perusahaan. Retensi pelanggan perlu dipikirkan secara serius karena mereka adalah jenis pelanggan yang paling profitable untuk perusahaan Anda. Salah satu cara meretensi pelanggan yang bisa Anda lirik adalah memiliki loyalty program yang membuat para pelanggan Anda semakin tertarik untuk terus melakukan repeat purchase produk-produk Anda. Punya program loyalitas kini tak perlu repot. Ada Tada yang siap membantu Anda dalam menciptakan program loyalty yang paling sesuai untuk bisnis Anda. Request demo sekarang untuk memulai program customer retention Anda bersama Tada. Banyak informasi yang bisa didapatkan dari channeling, Banyak informasi yang baik dan banyak juga yang buruk, yang tida tepat untuk diri kita. Apa yang disebut dengan channeling ini ? Bagaimana cara kerjanya? Siapa saja yang bisa melakukannya? Setelah banyak membuat artikel artikel mengenai psikospiritual yang berhubungan dengan salah satu project saya, yaitu solusi super sukses, supaya ga bosen maka kali ini saya akan membahas soal soal seru mengenai spiritual energi dari sudut pandang science tentunya ya. Pembahasan mengenai apa yang disebut dengan channeling ini berkaitan dengan salah satu project yang lain, yaitu energi spiritual nusantara. Sebelumnya kita sering dengar soal Rogo Sukmo atau Pangracutan atau Astral Projection. Ini adalah sebuah metode untuk memisahkan dalam periode tertentu / sementara bagian jiwa hati/soul/rohani kita, sehingga jiwa bisa keluar dari tubuh fisik dan berjalan jalan. Jika energinya cukup maka ada banyak orang yang bisa berjalan jalan tidak hanya di dunia kita ini saja, misalnya ke dimensi yang lebih tinggi, bertemu dengan jiwa jiwa lain yang kualitasnya bahkan bisa diatas kita. Apa maksudnya? Hanya berjalan jalan? Cuma lihat lihat saja? Rekreasi ? Hasil sharing saya dengan beberapa orang yang sudah lebih dewasa jiwa dan pikirannya, beranggapan bahwa kemungkinannya kecil kita hanya berjalan jalan saja. Ini berhubungan juga dengan mimpi yang ternyata adalah sebuah proyeksi dari pikiran kita sendiri, tidak ada sebenarnya mimpi yang asal muncul, semua ada sebabnya, karena kita tidak terbiasa dalam melakukan mind mapping maka kita tidak tau sebabnya. Begitu juga dengan astral projection, tentunya ini juga ada sebabnya, channeling juga begitu. Sebab yang terbesar adalah pencarian informasi mengenai sebuah hal yang kita tidak tau, atau menginginkan referensi mengenai sebuah hal atau kejadian yang kita gunakan untuk pengambilan keputusan. Pengalaman saya dalam melakukan astral projection dan channeling, saya membutuhkan energi yang besar untuk bisa melakukan astral projection dengan baik dan benar, sekaligus tepat sasaran. Dan ini menghabiskan banyak cadangan energi saya. Berbeda dengan channeling, energi yang dibutuhkan juga sedikit. Bisa lebih tepat sasaran malahan. Tapi semua kembali pada pilihan masing masing ya, setiap orang punya cara yang pas dan tepat untuk dirinya sendiri. Pada tehnik astral projection, ada sejenis energi string tali energi yang menghubungkan antara jiwa dan fisik kita, energi string ini harus kita jaga dengan baik, karena jika terpotong, maka bisa bisa kita tidak bisa kemnbali ke tubuh fisik kita. Chanelling adalah sebuah cara untuk bisa mendapatkan informasi dari dimensi yang lain. Dimensi yang frekuensinya jauh lebih tinggi dibandingkan kita. Dengan channeling ini kita akn bisa terhubung dengan sbeuah obyek yang ada di dimensi lain tersebut. Ketika terhubung dengan obyek tersbeut kita bisa mendapatkan informasi atau data. Ibaratnya bisa bertanya. Bisa download informasi. Ini sebenarnya adalah sebuah interaksi energi dengan obyek tersebet. Energi adalah sebuah pembawa informasi atau data. Untuk Referensi, anda bisa membaca artikel saya yang sebelumnya Prinsip Dasar Channeling 1 Nah, bagi yang bertanya apa yang disebut channeling tentunya sudah sedikit mendapat gambaran kan ? Bagaimana cara melakukan channeling ini? Bisa dilakukan dengan tehnik meditasi aktif ataupun pasif. Ini maksudnya bisa dilakukan ketika meditasi/tafakur/kontemplasi secara khusus, atau ketika sedang beraktifitas. Dan prinsip prinsip chanelling adalah Jika energi kita cukup maka kita bisa masuk ke frekuensi yang tepat, jika tidak bisa masuk ke frekuensi yang tepat, ini maknanya adalah kita harus tau tujuannya kemana. Cara kerjanyA sama dengan ketika kita tuning radio, mencari frekuensi stasiun radio yang kita inginkan. Jika baterai atau listriknya kurang tentunya gadget atau radio nya tidak akan bisa nyala, jika antenanya tidak bagus, maka suara yang kita dengar biasanya juga tidak jelas, kresek..kresek… Untuk memahami informasi yang kita dapat juga diperlukan metode yang tepat. Jika kita tidak tau apa data atau informasi yang kita inbginkan, maka biasanya yang kita lakukan adalah mendownload banyak informasi yang tidak perlu, ada banyak sekali, jika terlalu banyak, maka otak atau pikiran kita juga memerlukan waktu untuk memahami data atau informasi tersebut. Apa yang disebut dengan channeling? Tentunya saat ini anda sudah mulai paham. Tinggal bagaimana cara melakukannya kan? About Erlangga Asvi

apa itu channeling dan retention